|
Sabar kata yang mudah untuk diucapkan, namun butuh
perjuangan untuk mempraktekannya. Sabar adalah menahan atau bertahan. Sabar
yang dimaksud adalah menahan diri dari rasa gelisah, cemas, amarah, menahan
lidah dari keluh kesah, dan menahan anggota tubuh dari kekacauan. Bahkan kata
sabar disebutkan sebanyak 74 kali dalam Al-Qur’an.
Berikut ini adalah 9 keutamaan yang diperoleh bagi
orang-orang yang sabar:
1.
Orang yang sabar akan senatiasa bersama-sama Allah. Dan Allah lebih mencintai orang-orang yang bersabar
terhadap ujian yang diberikan oleh-Nya. Allah bersama orang-orang yang sabar.
Kebersamaan yang dimaksud oleh Allah adalah kebersamaan secara khusus
yang berarti menjaga, melindungi, dan menolong mereka.
2.
Allah memberikan apresiasi predikat taqwa
kepada orang-orang yang bersabar dalam menghadapi ujian Allah. “Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan,
penderitaan, dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar
(imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”.(Al-Baqoroh:177)
“Ya (cukup), jika kalian bersabar dan bertaqwa,
dan mereka datang menyerang kalian dengan seketika itu juga, niscaya Allah
menolong kalian dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.” (Ali Imran:125)
3.
Allah akan memberikan balasan kepada mereka dengan
pahala yang lebih baik dan tanpa batas. Orang yang berhak menerimanya adalah orang-orang
yang sabar,seperti firman-Nya;
“Dan sesungguhnya Kami akan memberikan balasan
kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah
mereka kerjakan.”(An-Nahl:96).“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang
bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. (Azzummar:10)
“Kecelakaan besar bagi kalian, pahala Allah
adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan tidak diperoleh
pahala itu kecuali oleh orang-orang yang bersabar “. (Alqashash;80)
4.
Orang-orang yang sabar akan mendapatkan kabar
gembira:” Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”(Al-Baqoroh:155)
5.
Allah memberitakan bahwa orang-orang yang sabar
adalah orang-orang yang mulia. “Tetapi orang yang sabar dan memaafkan , sesungguhnya (perbuatan) yang
demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan”. (Asy-Syura:43)
6.
Berita gembira dari Allah bahwa hanya orang-orang
yang bersabarlah yang dapat mengambil hikmah atau pelajaran yang bermanfaat
dari ayat-ayat Allah (Ibrahim;5). Setiap peristiwa dalam hidup manusia selalu mendapat ujian dari Allah,
hanya orang bersabarlah yang dapat memahami dan mengambil pelajaran hidup dari
ujian tersebut.
7.
Mereka memperoleh keberuntungan, keselamatan, dari
sesuatu yang ditakuti dan masuk surganya Allah.“Dan para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka
dari semua pintu (sambil mengucapkan),’ Keselamatan bagi kalian berkat
kesabaran kalian’. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (Ar-Ra’d:24)
8.
Sabar mewariskan derajat kepeloporan dan
kepemimpinan. Sebagaimana ungkapan Syaikul Islam yang dikutip oleh Ibnu Qoyyim
Al-Jauziah: “ Dengan kesabaran dan keyakinan dapat diperoleh kepemimpinan dalam
agama.” Lalu ia menyebutkan ayat 24 dalam surat As-Sajdah berikut
ini:
“Dan Kami jadikan di antara mereka itu
pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah kami ketika
mereka bersabar, dan mereka meyakini ayat-ayat kami”.
9.
Allah menghubungkan kesabaran dengan iman,
keyakinan, takwa, tawakal, syukur, amal shalih, dan rahmat yang diperoleh
seseorang. Sabar merupakan bagian dari iman, ibarat kedudukan kepala dari tubuh.
Tiada artinya iman bagi orang-orang tidak memiliki kesabaran, sama artinya
ibarat tubuh tanpa kepala. Sehingga Umar bin Khatab berkata; “ Hidup yang
paling baik ialah yang kami lalui dengan kesabaran.
Kita bisa belajar banyak tentang kesabaran dari
para nabi-nabi Allah. Bagaimana kesabaran Nabi Yusuf menghadapi rayuan siti
Zulaikha dan dimasukan ke sumur oleh saudara-saudaranya. Kesabaran nabi Nuh
dalam berjuang menyampaikan kebenaran tauhid, Nabi Ibrahim, Musa, Nabi Muhammad
Saw dan nabi-nabi Allah lainnya.
Mereka bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada
Allah, menghindari kedurhakaan kepada Allah, dan bersabar dari ujian Allah.
Itulah yang akan menghantarkan mereka menjadi pribadi yang mendapat
berbagai keutamaan dari Allah SWT.
Referensi: Madarijus Salikin, karya Ibnu Qayyim, Al-Jauziah